Transformasi Perencanaan Desa
Transformasi Perencanaan Desa: Mengintegrasikan Sains Data dan Model Oktahelix di Nagari Dalam diskursus pembangunan ekonomi perdesaan modern, keberhasilan suatu nagari tidak lagi diukur dari seberapa banyak proyek fisik yang dibangun, melainkan dari seberapa presisi perencanaan itu menjawab kebutuhan riil masyarakat. Di sinilah signifikansi peran Tim Pendamping Profesional (TPP) Kabupaten Agam, Sumatera Barat, yang saat ini tengah mengoptimalkan fasilitasi penyusunan Rencana Kerja Pemerintah (RKP) Nagari 2027 dan Daftar Usulan (DU) RKP 2028. Langkah ini menandai pergeseran paradigma krusial dalam pembangunan perdesaan melalui dua pilar utama: 1. Teknokratik Berbasis Data (*Evidence-Based Planning*) Kecenderungan titik lemah perencanaan pembangunan nagari belum optimal menggunakan data dasar, kecenderungan mempertahankan ego sektoral jorong dan kurang mengkaji *existing* perencanaan pembangunan nagari. TPP Kabupaten Agam berupaya memutus rantai tersebut dengan mengawal perencanaan...